7upasia.net

www.bola7up.com – Jika fans Manchester United mengkhawatirkan Louis van Gaal yang tidak punya rencana cadangan seandainya Sergio Ramos bertahan di Real Madrid, maka kekalahan 2-0 dari Paris Saint-Germain semakin membuat para fans khawatir.

Kesempatan berikutnya bagi United untuk menjejakkan kakinya di lapangan adalah ketika memulai kick-offLiga Primer Inggris. Namun kekalahan di Chicago menyisakan permasalahan di lini belakang selagi awal musim 2015/16 bakal dimulai sembilan hari lagi.

Sebelum dua gol PSG bersarang ke gawang United di ajang International Champions Cup, United memang sudah terlihat rapuh dan lemah di lini belakang. David de Gea, Phil Jones, Bastian Schweinsteiger dan Matteo Darmian semuanya dipermainkan tim Prancis tersebut, selagi hanya ada sedikit organisasi ketika The Red Devils kehilangan bola.

Tidak mengherankan jika barisan belakang tersebut membuat PSG dengan mudah mencetak gol pembuka, sebagaimana Jones yang gagal menghadang Blaise Matuidi sebelum yang bersangkutan menyontek bola masuk ke gawang De Gea, sementara Luke Shaw yang datang terlambat. Jones sekali lagi lamban untuk bereaksi ketika Zlatan Ibrahimovic merangsek masuk untuk mencetak gol kedua timnya memanfaatkan assistdari Maxwell.

Pergerakan untuk dua gol tersebut benar-benar sangat sederhana dan harusnya bisa diminimalisir jika United mampu membatasi ruang gerak lawan, dan hal tersebut harus menjadi perhatian. Dengan hanya empat laga pramusim, Louis van Gaal tentunya berharap para pemainnya sudah fit dan mampu bersaing untuk gelaran musim depan.

Memang pramusim tidak bisa dijadikan patokan, namun tetap saja permasalahan yang ada harus diselesaikan. Di musim panas ini United sudah dikaitkan dengan Sergio Ramos, yang disebut sebagai satu-satunya incaran untuk posisi bek tengah, dan fans United di seluruh dunia dengan gamblangnya menyebut bahwa jantung pertahanan adalah area yang perlu diperkuat.

Tapi segera setelah rumor menyatakan bahwa Ramos akan menandatangani kontrak baru dengan klub penghuni Santiago Bernabeu tersebut, sejumlah media di Inggris dan Spanyol mengabarkan bahwa Van Gaal tidak akan mencari opsi lain. Ketertarikan mereka terhadap Nicolas Otamendi, seperti yang tertera di banyak media, nyatanya tidak ada. 

Dimasukkannya Daley Blind di antara lini pertahanan membuat bingung beberapa pihak, tapi Van Gaal menegaskan ia ingin pemain kidal di sisi kiri dan mudah untuk melihat alasannya. Ada pernyataan yang menyebut Marcos Rojo harusnya dimainkan di posisi tersebut seketika ia sudah fit menyusul jeda musim panas, namun yang bersangkutan tetap saja diragukan untuk mengisi posisi itu.

Sementara performa di sektor kanan yang diperankan oleh Jones belum mampu menyuntikkan kepercayaan, Chris Smalling justru tidak diandalkan meski tampil lumayan di musim lalu. Mantan bek Fulham itu tidak pernah dimainkan sebagai starter selama tur pramusim, yang menandakan bahwa hanya ada kesempatan kecil baginya untuk menggeser Jones di laga pembuka Liga Primer melawan Tottenham Hotspur.

Intinya adalah ada ketimpangan di sektor belakang, selagi De Gea yang sama sekali tidak membantu di Soldier Field padahal United membutuhkan pemain yang bisa mengatur lini belakang. Kebanyakan tim mapan di Eropa setidaknya punya satu pemimpin di lini penting tersebut, dan itu adalah masalah yang dimiliki United sekarang.

Permasalahan di lini belakang United terlihat kontras dengan area lapangan yang lain. Meski selalu ada penyesuaian, ada banyak hal positif dari sektor gelandang dan penyerangan. Di setiap posisi, Van Gaal memiliki sejumlah opsi yang bisa digunakan dengan baik.

Jika juru taktik asal Belanda itu bisa mendatangkan dua bek tengah saja, maka bahasan mengenai menantang gelar juara musim depan akan jauh lebih meyakinkan ketimbang sekarang.


Source: 7upAsia