7upasia.net

berita7up.com – Bruno Conti selaku legenda I Lupi menyatakan pandangannya bahwa tak ada taktik yang cukup ampuh untuk membendung ancaman Lionel Messi.

Setelah masuk dari bangku cadangan dalam kemenangan 4-0 di El Clasico, malam ini kapten tim nasional Argentina itu bersiap melakoni start pertamanya untuk The Catalans semenjak pulih dari cedera lutut.

Messi acap disebut-sebut sebagai titisan Diego Armando Maradona. Namun, sementara El Diego pernah sukses dimatikan Italia dengan man-marking oleh Claudio Gentile di Piala Dunia 1982, Conti beranggapan rencana serupa tak akan mempan terhadap La Pulga.

“Sepakbola telah banyak berubah dan segalanya menjadi jauh lebih taktis. Gentile melakukan itu [man-marking] bukan hanya pada Maradona, tapi juga pada Zico,” ujar Conti, yang juga tergabung dalam skuat Gli Azzurri saat menjuarai Espana 82,

“Para pelatih mempersiapkan laga dengan baik, tetapi seorang pemain seperti Messi tak bisa dihentikan oleh taktik apa pun. Bikin sakit kepala untuk mempersiapkan laga menghadapi pemain-pemain seperti itu karena man-marking tidak lagi memungkinkan di sepakbola saat ini,” beber eks winger yang pernah memimpin tim junior Roma ini.

Bersama Neymar dan Luis Suarez, Messi membentuk trisula garang di sektor depan Azulgrana, dan Conti mengakui mereka adalah yang terdahsyat di seantero planet sekarang ini.

“Mereka fenomenal,” ucapnya tentang trio MSN. “Mereka memiliki kemampuan hebat untuk mencetak gol. Saya rasa tak ada garis depan yang lebih baik di tempat lain di dunia.”

Bos terkini Barca, Luis Enrique, pernah bertugas di Olimpico namun hanya bertahan semusim. Conti meyakini pria Spanyol itu sepantasnya memperoleh lebih banyak waktu untuk memajukan Roma.

“Saat ia datang, Roma dalam periode rekonstruksi dan [direktur olahraga Walter] Sabatini masih belum mengidentifikasi pemain-pemain yang tepat,” ujarnya.

“Luis Enrique datang ketika ada banyak kepingan yang masih hilang. Dengan tim yang ada hari ini, dia akan melangkah jauh.”

Hasil imbang 1-1 kala menjamu Barca pada pertemuan pertama musim ini membuat Roma mempertahankan rekor mentereng tak pernah kalah dari The Catalans di ajang kompetitif.

“Statistik tersebut merupakan kepuasan luar biasa. Harapannya adalah meraih hasil positif pada Selasa,” komentar Conti.

“Itu akan menjadi hal fantastis, terutama menghadapi tim Barcelona yang hanya menelan sangat sedikit hasil negatif,” pungkasnya.


Source: 7upAsia