Rio Ferdinand Gantung Sepatu

Mantan defender Manchester United dan Timnas Inggris , Rio Ferdinand , secara resmi mengumumkan pensiun dari dunia sepakbola. Ferdinand memutuskan gantung sepatu di usia 36 tahun.

Ferdinand memutuskan mengakhiri kariernya setelah selama 20 tahun mengarungi kerasnya Liga Inggris.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua fans dari semua klub. Tanpa mereka sepakbola profesional tidak akan ada. Saya juga berterima kasih pada mendiang istri saya , Rebecca , dan keluarga saya , termasuk ayah dan ibu saya. Untuk semua pengorbanan , dorongan , dan saran dari mereka sepanjang karier saya” ujar Ferdinand dikutipSportsmole.

Karier Ferdinand dimulai bersama West Ham United pada tahun 1995. Ia sempat dipinjamkan ke Bournemouth di musim 1996/1997.

Musim 2000/2001 , Ferdinand melanjutkan kariernya bersama Leeds United. Selam 2 musim bersama The Young Guns , karier Ferdinand melesat. Penampilan cemerlang bersama Leeds mengundang Manchester United untuk datang meminang.

Dengan dana sebesar £30 juta , Manchester United berhasil memboyong Ferdinand ke Old Trafford musim 2002/2003. Jumlah tersebut menjadikannya sebagai pemain belakang termahal di dunia saat itu.

Bersama MU , Ferdinand mencapai puncak karier sepakbola profesionalnya. Selama 12 musim membela Setan Merah , Ferdinand tampil dalam 455 laga.

Selama kariernya bersma MU , total 19 gelar domestik dan internasional disumbangkan Ferdinand. 6 gelar Liga Inggris , 1 gelar Piala FA , 3 gelar Piala Liga Inggris , 6 gelar Community Shield , 1 gelar Liga Champions , 1 gelar Piala Super Eropa , dan 1 gelar Piala Dunia Antarklub.

Musim 2013/2014 menjadi musim Ferdinand bersama MU. Ia pun melanjutkan kariernya bersama Queens Park Rangers. Di usia yang sudah tak muda lagi , Ferdinand hanya tampil 12 kali bersama QPR musim ini.

Di Timnas Inggris , Ferdinand memulai kariernya tahun 1997. Memutuskan mundur dari Timnas Inggris tahun 2011 , total 81 caps dicatatnya bersama Three Lions.

“Memenangkan trofi selama 13 tahun selama saya di Manchester United , memungkinkan saya untuk mencapai semua yang saya inginkan dalam sepakbola” kata Ferdinand.

“Semuanya tak akan mungkin terjadi tanpa satu orang jenius , Sir Alex Ferguson. Prestasi terbesarnya di mata saya , dia mampu mengembangkan kita sebagai manusia. Tidak hanya sebagai pemain. Dia adalah pelatih terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris” imbuhnya.


Source: 7upAsia