7upasia.net

berita7up.com – Pandit sepakbola asal Inggris, Martin Tyler, menyebut Louis van Gaal terlalu diktator bagi skuad Manchester United. Hal itulah yang akhirnya membuat LvG –sapaan akrab Van Gaal– terdepak dari jabatannya sebagai manajer United pada Selasa (24/5/2016) dini hari WIB.

LvG datang ke Old Trafford usai Piala Dunia 2014. Manajer berpaspor Belanda itu dibebankan harus memberikan trofi Premier League di musim keduanya melatih United yakni pada musim 2015-2016.

Musim pertamanya melatih United (2014-2015), David de Gea serta kolega finis di posisi empat Premier League dan tersingkir dini di ajang Piala FA dan Piala Liga. Sementara pada musim 2015-2016, Manchester Merah hanya finis di posisi lima Premier League, tersingkir di fase grup Liga Champions, namun mampu menjuarai Piala FA.

Trofi Piala FA nyatanya belum cukup untuk mengamankan masa depan LvG di Old Trafford. Kabarnya, beberapa personel United seperti Michael Carrick dan De Gea pernah mendesak manajemen agar memecat manajer berusia 64 tahun tersebut. Sebab, gaya kepelatihan LvG yang keras dan terkesan kaku tidak disukai personel Setan Merah.

“Metode yang diperagakannya sangat kontroversial, diktator dan pemain Premier League tidak menyukai tindakan seperti itu. Akan tetapi, ia datang dengan reputasi luar biasa dan pergi meninggalkan trofi Piala FA,” jelas Tyler mengutip dari SEN Radio, Selasa (24/5/2016).

Kabarnya, Jose Mourinho adalah sosok yang bakal menggantikan posisi LvG. Mou –sapaan akrab Mourinho– memiliki segalanya untuk ditunjuk menjadi juru taktik Marcus Rashford dan kawan-kawan musim depan.


Source: 7upAsia